Tanggul Situ Gintung Jakartra Cebol, 45 Orang Meninggal Dunia.

Posted on 27 Maret 2009

0


Untuk kesekian kalinya Indonesia ditimpa bencana, Sunami di Aceh, dan beberapa bencana di Ibu kota terjadi. Bencana itu terjadi pada tengang ketika Presiden Susilo Bang-bang Yudoyono (SBY) menjadi Presiden. Sontan saja orang banyak berasumsi bahwa SBY ditolak oleh alam. Terlepas benar atau tidak pernyataan tersebut, setidaknya hal itu menjadi kreksi bersama, mengapa peristiwa bencana kerap menimpa negri ini.
Bernarkah bahwa pemerintahan SBY tidak mendapat restu bumi? Benarkah pemerintahan SBY banyak meminta tumbal, dan korban Jiwa..?. mungkin pertanyaan itu terkesan mistis dan tidak rasional sama sekali, tapi toh memang tidak semua persoalan dapat diinterpretasikan dengan logika.
Kemarin Jum’at pagi 27/03/2009, Korban jiwa berjatuhan akibat jebolnya tanggul Situ Gintung yang terletak di Cirende Tagerang Jakarta pusat. Rumah yang berada di sekitar jembatan Situ Gintung rata dengan tanah. seluruh kontruksi dan jalan transportasi hancur luluh lantak.
Korban jiwa diperkirakan lebih dari 100 orang, 55 orang dirawat di rumah sakit sekitar, dan dinyatakan meningal 45, orang sedangkan yang lain masih dalam proses pencarian. Sementara korban yang selamat diungsikan keadaerah yang lebih tinggi.
Menurut konfirmasi dari beberapa midia di TV, awal terjadinya inseden jebolnya tanggul, diperkirakan dari merembesnya air dari bawah dan derasnya hujan pada kamis siang hingga malam. Masyarakat sekitar tidak mengira kan terjadi pristiwa banjir pandang tersebut.
Presiden Susilo Bambang Yudoyono melakukan kunjungan kelokasi kejadian pada pukul 13.35, dan melakukan jumpa pers, kepada wartawan-wartawan “saya sebagai presiden dan kepala Negara menyatakan ikut berduka cita atas musibah yang menimpa masyarakat Cirende Tagerang” ungkap SBY kepada wartawa. Presiden juga mengatakan bahwa dia sempat melakukan komonikasi kepada Yusuf Kalla, yang pada saat itu juga ada di lokasi kejadian dan telah mengintruksikan kepada mentri-mentrinya terkait, seperti harta rajasa, mentri kesehatan, mentri sosial dan mentri yang lain untuk bertindak cepat.
Menurut keterangan SBY yang di TV RI, ia membatalkan beberapa jadwal kampanya-nya untuk melihat kondisi masyakarat Cirende Tagerang.

Posted in: Uncategorized