LPJ Ratu

Posted on 20 Maret 2009

2


KATA PENGANTAR

Yang terhormat, Rektor UIN Malang

Pembantu Rektor III UIN Malang

Ketua MPM UIN Malang

Presiden BEM UIN Malang

Peminpin Umum serta semua pengurus UAPM INOVASI UIN Malang

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Salam setengah merdeka ….. !!!!!

Marilah kita panjatkan rasa puji syukur, kepada Tuhan semesta alam yang telah memberikan hidayah dan Inayah-Nya kepada kita, sehingga kita bisa menjalankan perintah-perintah-Nya dalam bentuk tugas kemanuasian. Sholawet serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang telah memberi arahan kepada kita, sehingga kita dapat berfikir lebih kritis dan bijak terhadap permasalan-permasalahan yang sedang terjadi, melalaui ajaran-Nya yaitu agama Isalam. Salah satu agenda UAPM INOVASI adalah “Rapat Anggota Tahunan XIX” yang selanjutnya disebut RATU, di mana di dalamnya membahas laporan pertanggung jawaban pengurus 2007-2008, dan memilih pengurusan UAPM INOVASI preode 2008-2009. Tentunya dalam pelaksanaan RATU XIX tahun ini serta subtansi yang ada didalamnya, bisa bahkan harus dijadikan bahan referensi dan evaluasi untuk pengurus selanjutnya, sehingga hambatan, peluang, kekuatan, dan tantangan yang ada dalam UAPM INOVASI merupakan sebuah keniscayaan yang harus dikelola dengan baik dan penuh tanggung jawab. Seminggu menjelang pelaksanaan, tepatnya 31 Oktober 2008, kepanitiaan RATU baru dibentuk. Tentu waktu yang singkat itu sempat membuat panitia harus kerja ekstra. Alhamdulillah dengan perjuangan dan kometmen teman-teman kami bisa melaksanakan dengan baik, semua ini tidak lepas dari semangat dan kerja teman-teman beserta seluruh anggota UAPM INOVASI. Saya menyampaikan banyak terima kasih atas sumbangsih teman-teman dan semua pihak yang telah membantu dan menyukseskan agenda besar ini, yang tidak mungkin kami menyebutkan satu-persatu. Selanjutnya dengan diiringi bacaan Bismillahirahmanirrohim, kami memulai menyusun satu-persatu Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) ini, mulai dari administratif yang berkenaan dengan pelaksanaan kegiatan RAPAT ANGGOTA TAHUNAN (RATU) hingga laporan keuangan. Tidak lupa kami menyampaikan selamat dan sukses kepada Peminpin Umum (PU) terpilih dan kepengurus UAPM INOVASI periode 2008-2009, semoga dapat menjalankan amanah yang telah melekat padanya, bisa merealisasikan semua program kerjanya dan dapat membangkitkan organisasi menjadi lebih baik, tentunya dengan ciri khasnya MEMIHAK NURANI. “Jadilah peminpin yang disegani bukan yang ditakuti”. Tentu dalam LPJ (Laporan pertanggungjawaban) ini terdapat banyak kekurangan baik dari segi teknis, mau pun dalam perencanaan, hal itu karna minimnya pengalaman kami. Hanya kata maaf yang kiranya dapat melepaskan kami dari beban ini. Oleh sebab itu kritik dan saran yang konstruktif amat kami harapkan demi baiknya kepanitiaan selanjutnya. Wabillahi fi sabilil haq Wassalamualaikum Wr. Wb Malang, 11 November 2008 Panitia Pelaksana Rapat Anggota Tahunan (RATU) XIX UNIT AKTIVITAS PERS MAHASISWA (UAPM) INOVASI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MALANG Tahun Akademik 2008-2009 An. Panitia MAHMUDI ketua

BAB I

PENDAHULUAN A.

LATAR BELAKANG

Rapat Anggota Tahunan (RATU) adalah salah satu agenda besar yang dilaksanakan Unit Aktivitas Pers Mahasiswa (UAPM) INOVASI, UIN Malang. Kegiatan ini selain merupakan program kerja dari (UAPM) INOVASI sekaligus sebagai koreksi terhadap pencapaian program kerja selama satu priode (kepengurusan). RATU sebenarnya juga merupakan agenda wajib (UAPM) INOVASI dengan berbagai bentuk dan versi kegiatanya. Seperti apa dan bagaimana, hal itu sepenuhnya diserahkan pada panitia. Tahun 2006-2007 (UAPM) INOVASI UIN Malang mengalami vacum of power maka kegiatan RATU yang biasa dilaksanan setiap tahun akhir kepemimpinan (Tahun 2007/2008), dengan adanya perpanjangan kepengurusan selama satu priode lagi, maka pelaksanaan RATU yang sehusnya dilaksanakan pada akhir 2007-2008, diundur samapi pada tanggal 7-9 November 2008 di Songgoriti Batu, dengan konsep yang dibuat panitia yang khusus dibentuk oleh UPAM INOVASI. Kegiatan ini dari tahun ke tahun mempunyai nama dan bentuk yang berbeda (walaupun mempunyai bentuk konsepsi dasar yang sama yaitu mengenalkan kampus secara akademik dan administratif kepada pengurus), Rapat Anggota Tahunan (RATU) dilaksanakan selama 3 hari. Rapat Anggota Tahunan (RATU) 2008-2009 disepakati bahwa RATU adalah agenda bersama sebagai wadah aspirasi seluruh kepengurusan, maka untuk dibentuklah Tim khusus, pembentukan panitia RATU. Sebagai landasan operasional maka UAPM INOVASI UIN Malang mengeluarkan SK Nomor : 32/UAPM INOVASI/UIN/A/X/2008, karena mengingat persiapan pelaksanaan kegiatan ini yang mendesak untuk segera ditindaklanjuti. Berbagai persiapan mulai dilaksanakan setelah diadakan rapat perdana pada tanggal : 31 Oktober 2008 , dimulai dengan pembagian job deskripsi. Rapat-rapat rutin intensif dilaksanakan oleh panitia pada tanggal 3 November 2008. Rapat-rapat lanjutan oleh panitia pada tanggal 5 November 2008 berkenaan dengan persiapan kebutuhan dari kegiatan ini, pertemuan pensolid-an team oleh work baik satu team penuh maupun lintas team sebagai sarana penyamaan pendapat berkenaan dengan tugas yang ada dilapangan nanti. Dengan pertolangan Allah semua bisa berjalan lancar. Roda kehidupan bergulir, berganti. Begitu pula dengan Unit Aktivitas Pers Mahasiswa (UAPM) INOVASI suatu oraganisasi kampus yang bergerak dibidang jurnalistik, yang mememengang idealisme sebagi pers mahasiswa yang selalu keritis pada kebijakan yang tidak bijak. Untuk kelangsungan organisasi kedepan diperlukan wajah baru. Wajah baru itu kini telah terpilih, dan kini Estafet kepeminpinan telah diserahakan pada generasi barunya, hal itu demi terciptanya sebuah kompetisi, demokrasi di dalam tubuh organisasi. Oleh sebab itu peremajaan dalam kepengurusan merupakan sebuah kebutuhan yang urgen demi menjaga kelangsungan organisasi ini. Pergantian kepeminpinan dari waktu bahkan zaman selalu identik dengan perubahan. Karna perubahan menjadi hal yang mutlak terjadi dalam sebuah kepengurusan. Secara otomatis perubahan menuntut adanya hal baru untuk menggantikan yang lama. Akan tetapi pergantian bukan berarti, tidak ada kecocokan dengan kepeminpinan yang lama, namun sebagai proses demokrasi yang harus dilalui untuk menuju proses yang lebih baik. Dengan terpilihnya wajah baru semoga dapat membawa semangat baru pula. RATU sebagai salah satu kegiatan rutin, yang dilaksanakan tiap tahun, dalam rangka evaluasi dan pergantian pengurus. Selain itu hal ini merupakan laporan kepada pihak birokrat kampus atas kerja selama satu periode kepengurusan. Maka dengan tujuan itu pula perlu dibentuk satu kepanitiaan kusus yang mampu mengakomodir keperluan dan kebutuhan, baik yang menyangkut administrasi maupun pengelolaan keuangan Laporan pertanggungjawaban adalah bagian dari tanggung jawab dari panitia pelaksana, hal ini cukup tersendat dikarenakan pada tindak lanjutnya panitia secara devisi tidak melaporkan rincian dari masing-masing devisinya, karena merasa adanya purna tugas. Berbagai kesibukan dan aktifitas para aktifis kampus yang merupakan utusan dari berbagai jurusan intra menjadi sebuah kendala tersendiri, karena mereka dihadapkan pada kegitan perkuliahan. Akan tetapi setiap gerak manusia adalah ada pertanggungjawabanya (Kullukum raa’in wa Kullukum Masuulun ‘an Raa’iyatihi). A.DASAR PEMIKIRAN a.Landasan IDIIL : Tri Darma Perguruan Tinggi b.Landasan Konstitusional : Pancasila dan UUD 1945 c.Landasan Oprasional : AD/ART Unit Aktivitas Pers Mahasiswa (UAPM) INOVASI Program Kerja UAPM INOVASI Surat Keputusan Pengurus nomor 32/UAPM INOVASI/ UIN/A/X/2008, tanggal 30 Oktober 2008, tentang Rapat Pengesahan Panitia Ratu B.TUJUAN KEGIATAN a.Tujuan Umum Menumbuhkembangkan rasa kebersamaan antar anggota dan pengurus UAMP INOVASI b.Tujuan khusus a)Menyusun AD/ART dan GBPK b)Mengesahkan anggota baru UAMP INOVASI. c)Laporan Pertanggungjawaban pengurus UAPM INOVASI pereode 2007/ 2008. d)Memilih Peminpin Umum UAMP INOVASI pereode 2008-2009. C.TARGET YANG DICAPAI a)Tersusunnya pembahasan AD/ART dan GBPK 2008-2009. b)Terpilihnya Peminpin Umum UAMP INOVASI Periode 2008-2009. c)Mengesahkan anggota baru UAMP INOVASI pereode 2008-2009. d)Terselesaikannya Laporan Pertanggungjawaban pengurus UAPM INOVASI periode 2007-2008 e)Terwujudnya sikap kebersamaan antar anggota dengan pengurus ditandai dengan rasa kebersamaan yang tinggi pada saat RATU, partisipasi dari para alumni yang memiliki persamaan tingkat emosional pada organisasi. D.SISTEMATIKA LAPORAN Untuk memudahkan dalam memahami laporan ini, perlu kami utarakan laporan dalam beberapa bab sebagai berikut : Lembar Pengesahan. Kata Penagntar. BAB I Pendahuluan A.Latar Belkang B.Dasar Pemikiran C.Tujuan Kegiatan D.Target Yang Dicapai E.Sistematika Laporan BAB II Pelaksanaan Kegiatan A.Perencanaan B.Pelaksanaan C.Diskripsi Pelaksanaan D.Kendala dan Solusi BAB III Laporan Sirkulasi Keuangan A.Pemasukan B.Pengeluaran C.Rekapitulasi BAB IV Penutup Lampiran-lampiran Susunan Panitia Pelaksana Susunan Acara Daftar Pembayaran Iuran Acara Rekapitulasi Surat Keluar Surat-surat Keluar Daftar Hadir Hasil Rapat Koordinasi Nota Sirkulasi Keuangan Rekapitulasi Pemilihan Pemimpin Umum Susunan Tim Formatur AD/ART dan GBPK Tata Tertib RATU Tata Tertip Pemilihan Pemimpin Umum

BAB II

PELAKSANAAN KEGIATAN

A.PERENCANAAN

1.Tanggal 31 Oktober 2008, pembagian job description masing-masing seksi serta membahas waktu dan tempat pelaksanaan acara. 2.Tanggal 3 November 2008, membahas laporan kerja masing-masing seksi serta perencanaan anggaran dana. 3.Tanggal 5 November 2008, mengecek kesiapan dan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan acara. B.PELAKSANAAN a.Nama kegiatan Kegiatan ini dinamakan Rapat Anggota Tahunan (RATU) XIX Unit Aktivitas Pers Mahasiswa (UAPM) INOVASI UIN Malang. b.Pelaksanaan Pelaksana Rapat Anggota Tahunan (RATU) ini adalah panitia yang ditetapkan oleh pengurus Unit Aktivitas Pers Mahasiswa (UAPM) INOVASI UIN Malang. c.Waktu dan Tempat Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at-minggu, tanggal 7-9 November 2008 di Songoriti Batu. d.Diskripsi Pelaksanaan Malam terus merambat. Hembusan angin di Fila Songgoriti terasa dingin menyentuh kulit. Hilir mudik kendaraan motor sesekali memecah kesunyian malam. Peserta RATU (Rapata Anggota Tahunan) terlihat mengepal tangan menahan angin malam. mereka terlihat lusuh menahan kantuk, sebagian terlihat antusia dan penuh semangat. Sebagian yang lain tertidur duduk tanpa sadar. Maklum dua hari sebelumnya mereka kurang tidur. Pukul 19 acara RATU dibuka, seperti acara biasanya (pembukaan, pembacaan ayat suci Al-quran sambutan-sambutan—doa). Setelah usai semonial pembukaaan-doa, kemudian acara dilanjutkan dengan pembahasan Tata Tertib (TATIB). Saat pembahasan TATIB terjadi perdebatan hangat antar peserta dengan PINDANG (Pemimpin Sidang) di mana pada saat itu PINDANGN-nya adalah Mahmudi ketua panitia pelaksana RATU. TATIP menjadi perdebatan hal itu wajar, karana TATIB merupakan pintu gerbangan untuk memasuki semua agenda keserluruhan RATU. “Jika RATU ibarat bangunan, pembacaan TATIP adalah pintu masuk” setelah itu baru ada membacakan LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) kepengurusan preode 2007-2008. Pembahasan AD/ART/GBPK dan tata tertib pemilihan PU (Pemimpin Umum). ”Ada tahap pencaonan kandidat, setelah itu baru pemilihan PU” Detik-detik pergantian kepengurusan memasuki puncaknya. Para peserta saling beradu tatap. Sempat Ada yang kurang menjelang pelaksanaan pemilihan PU, Jun (Nama pamgilan) yang seharusnya berada pada di tempat saat itu, dia tidak ada, tidak ada yang tau dia ke mana. “Jun mana ? salah satu peserta menanyakan. Jun dengan nama lengkap Junika Subaihul Mufid adalah sekertaris umum UAPM INOVASI 2007-2008. Selang 10-20 menit, terdengar bunyi kendaraan motor memasuki pekarangan fila saat itu, 15 detik kemudian Junika muncul dari balik pintu, spontan seluruh pesera riuh, ia hanya tersenyum tipis. Tahap awal pencalonan kandidat diberikan pada semua peserta, untuk mencalonkan diri secara langsung. Akan tetapi tidak satu pun dari peserta yang hadir mencalon diri. Kemudian ditempuhlah foting tertutup untuk menentukan calon kandidat. Ada empat calon kndidat PU yang dipilih oleh peserta, keempat calon itu, A’yun (nama pangilan) salah satu calon dari wanita. Ketinganya Prayudi Rahmatullah, Afiq Budiawan, dan Junika Subaihul Mufid. Kemudian setelah keempat kandidat terpilih, diserahkan lagi pada forum untuk memilih diantara keempat kandidat, mana yang paling memiliki kompetensi. Dari keampat calon yang masuk kualifikasi lanjut ada tiga, kandidat wanita “A’yun” tidak lolos kualifikasi, karena setelah pencalonan yang keduakalinya ada ketentuan yaitu “para calon/ kandidat bisa mencalonkan kembali apabila mendapat suara minimal lima sua dari peserta”. Pada saat itu dia tidak mencapai terget lima suara seperti yang telah ditentukan. Ketiga calon yang lolos, Prayudi Rahmatullah, Afiq Budiawan, dan Junika Subaihul Mufid, mereka berhak mengikuti kompetisi dan menyampaikan fisi dan misinya kedepan “berkampanya”. Riuh tawa dan tepuk tangan dari pesrta berbaur menjadi satu saat para kandidat yang masuk kualifikasi dipersilahkan maju kedepan. Ada satu hal yang menarik dari kompetisi pemilihan PU yaitu mereka tidak mencalonkan diri akan tetapi dicalonkan. Ketiga calon diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan fisi beserta misinya kedepan. Afiq Budiyawan salah satu calon kandidat yang masuk kualifikasi berkesempatan pertama kali “dia menganjungkan tangan peratama” untuk menyampaikan fisi dan misnya. Akan tetapi ketika Afiq berkesemnpatan menyampaiakn visi dan misinya untuk menarik simpati dari peserta forom dia justru menyatakan ketidaksiapannya “……………. terimakish teman-teman telah memilih saya, akan tetapi saya mohon maaf dengan sangat, jangan memilih saya, karana saya tengah mengarap sekripsi dan saya harap teman-teman memahami saya, jadi sekali lagi saya minta maaf”. Akan tetapi ketidak siapan Afiq ditolak oleh salah seorang peserta istmawa Kholil yang hadir saat itu dia mantan PU 2004-2005, pererta istemewa lain juga menolok alasan Afiq. Karma menurut mereka itu bukan satu alasan logis, “………… menjadi PU bukan berarti idintik dengan kulia molor dan tetek bengek lainnya seperti diasumsikan para dosen dan msyarakat kampus umumunya. Nyantanya memang banyak kuliahnya yang ngolor, akan tetapi tidak semua , jadi alasan itu tidak diterima”. Ungkap kholil di tengah-tengah peserata yang bersitengang. Begitu juaga Prayudi. Dia menyatakan ketidak sanggupannya. Alasan dia berbeda dengan afiq. Dia mengacu pada AD/ART. dimana di dalam AD/ART disebutkan calon PU tidak sedang berda/menjabat kepengurusan inti di organisasi lain. “…………Dan saya di MPM (Majelis Permusawaratan Mahasiswa) jadi Sekjen dan sasampai sekarang masih memiliki tanggungg jawab dengan hal itu. Jelas alasan saya tidak akan diterima oleh teman-teman, akan tetapi janganlah kita menjilat ludah yang telah kita buang, dalam artian kita patuhi UU (Undang-undang) yang telah kita buat, mungkin hanya itu saja”. Junika pun menyatakan hal yang sama “……… saya sudah semester tujuh dan sebentar lagi saja akan mengahadapi hal yang sama seperti yang barusan teman-teman sudah sampaikan, saya disini tidak ahanya belajar keorganisasian, walau saya akai saya mendapat banyak pelajaran yang sebelumnya belum saya dapat di bangku kuliah, di UAPM INOVASI saya mendapatkan hal yang lebih, akan tetapi saya juga punya orang tua dan sayu ada di sini kuliah di UIN membawa amanat orang tua terutama ibu, untuk kuliah tepat waktu, meskipun alasian saya ini nantinya tetap tidak akan diterima saya juga mohon hal itu juga dipertimbangkan”. Waktu penyampaian fisi dan misi berjalan alot karna terjadi perdebatan antara calon dan peserta istewa yang hadir pada saat itu. Pada intinya alasan-alasan mereka ditolak oleh peserta. Setelah usai sesi penyampaiyan fisi dan misi yang berganti penolakan dari semua calon, kemudian diserahkan lagi kepada para peserta yang hadir pada saat itu, untuk menenukan PU 2008-2009. Ketiga calon itu berhak dan dianggap memilkiki kemampuan. Meski ketinganya menyatakan penolakan, mereka tetap disandingkan untuk dipilih oleh para peserta sidang pemilihan saat itu. Suasan sejak hening saat terjadi debat antara para calon dengan dan pesrta istimewa. Tepat pukul 00.00-02.15 Junika Subaihul Mufid, terpilih menjadi PU (Peminpin Umum) UAPM INOVASI (IUN) Malang, dia unggul sekitar 10-15 suara mengalahkan dua kandidat yang lainnya. ”Selanat semoga kepeminpinan yang baru akan lebih baik”. Ungkapan itu terdengar dari PU lama (Roli Maulidiansyah) kepada PU terpilih dan semua kepengurus baru. Disitulah pelajaran demokrasi benar-benar dirasakan, argumen pun dipertegas. Suasana malam menjelang pagi saat itu jadi saksi pergantian kepeminpinan, jabat tangan pun dilakukan. Tanggungjawab baru dipindah bebankan dari kepengurusan lama kepada kepengurusan terpilih, pergantian setfet kepeminpinan dilakukan agar ada peremajaan organisasi sekaligus sebagai ciri khas dan idialisme organisasi. ”Semoga sukses dan busa membawa amanah yang telah dipindah bebankan pada PU terpilih, Amin”. C.KENDALA DAN SOLUSI a.Kendala Panitia pelaksana RATU juga manusia biasa yang tidak bisa lepas dari keterbatasan dan kendala. Dalam kegitan RATU ini panitia mendapat kendala. Mulai dari hal-hal teknis hingga masalah psikis. Yang amat kami rasakan adalah jangka waktu yang trlalu dekat seminggu menjelang pelaksanaan. Segala kendala dan hambatan senantia kami hadapi dan dijadikan referensi dalam menentukan dan melaksanakan kegiatan-kegitan selanjutnya. Adapun kendala yang akami hadapi baik sebelum pelaksanaan ataupun pada pelaksanaan diantaranya sebagai berikut : 1.Waktu yang disediakan terlalu dekat. 2.Kurangnya kesadaran dari segenap panitia dalam mengemban amanat. 3.Kurangnya sosialisasi kepada semua anggota, sehingga yang hadir sedikit. 4.Kurangnya kordinasi antar panitia 5.Penentuan calon dalam pemilihan pemimpin Umum yang kurang jelas menyebabkan penambahan waktu. 6.Peminpin sidang kurang profisional dalam meminpin sidang. b.Solusi Setelah mengevaluasi semua kendala yang dihadapi, kami menawarkan beberapa solusi agar nantinya dijadikan pertimbangan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan selanjutnya : 1.Pembentukan kepanitian minimal satu bulan sebelum pelaksanaan. 2.Ketua panitia bersama dengan pengurus supaya saling melakukan pendekatan agar dapat bertanggungjawab terhadap tugasnya masing-masing. 3.Sering melakukan evaluasi dan koordinasi, serta mengoptimalkan publikasi pada semua anggota. 4.Menanamkan dan memberikan ketegasan pada ketepatan waktu. 5.Memperjelas mekanisme pemilihan Pemimpin Umum 6.Memberikan pengarahan terlebih dahulu kepada peminpin sidang

BAB IV PENUTUP

Demikianlahoran Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) ini kami buat, dengan harpan semoga pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RATU) XIX yang telah kita laksanakan bisa bermanfaat bagi kita semua dan organisasi khususnya. Laporan Pertanggungjawaban , merupakan bentuk tanggung jawab kami ats amanat yang telah diberikan pengurus kepada kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang telah membantu pelaksanaan RATU XIX sehingga berjalan lancar, semoga Laporan Pertanggungjawaban ini dapat dijadikan referensi yang cukup memadai dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan selanjutnya. Akhirnya, benar kata pepatah “tiada gading yag takretak”, betapun kami mengusahakan agar Laporan Pertanggungjawaban ini dapat diterima, pati di sana-sini terdapat banyak kesalahan dan kekurangan, maka dari kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN

PANITIA PELAKSANA RAPAT ANGGGOTA TAHUNAN (RATU) XIX

UNIT AKTIVITAS PERS MAHASISWA (UAPM) INOVASI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MALANG

Lporan pertanggungjawaban ini telah dipertanggungjawabkan di depan pengurus Unit Aktifitas Pers Mahasiswa (UAPM) INOVASI Universitas Isalam Negeri (UIN) Malang, dan akan ditinjau kembali apabila ada kekeliruan, sesuai dengan perturan yang berlaku di organisasi

Ditetapkan Di : Malang

Tanggal : 11/01/2009

Pukul : 16.47

Peminpin sidang

(MAHMUDI)

Sekertaris (FITRI AULIA)

 Saksi-saksi

.Prayudi Rahmatullah ( )

2.Jinika Subhail Mufid (                              )

3.firyus Abdillah (                                      )

Posted in: Uncategorized